ADDRESS
Jakarta, Indonesia
CONTACT
admin@performance.id
Keterukuran
Ada tanda ketercapaiannya
Relevansi
Sesuai dengan kebutuhan.
Review Outcome
REVIEW HASIL PENATAAN ADIK
Review hasil penataan ADIK perlu dilakukan untuk memastikan bahwa informasi kinerja yang ada sudah jelas, relevan, dan terukur sesuai dengan fungsi
organisasi. Review ADIK perlu dilakukan secara berkala, terlebih ketika terdapat restrukturisasi fungsi organisasi. Berikut akan disajikan metode sederhana
dalam me-review informasi kinerja. Obyek review disini difokuskan pada output dan outcome.
1.
Pernyataannya mencerminkan “kondisi” yang
diharapkan terjadi pada customer atau dampak
lanjutan apabila kondisi dimaksud terwujud.
2.
Bersifat perspektif eksternal organisasi.
3.
Ketercapaiannya tidak sepenuhnya dalam
kontrol organisasi (not necessarily controllable).
4.
[Opsional] Secara redaksional bermakna suatu
capaian dan umumnya diawali kata seperti:
“Meningkatnya......, Terwujudnya..........”, dan
sejenisnya.
5.
Mudah dipahami (minim singkatan, istilah yang
tidak familiar, tidak multitafsir)
1.
Outcome tersebut mencerminkan
“kebutuhan/kepentingan customer atau
stakeholders”.
2.
Terdapat dukungan data yang mendasari
perlunya pencapaian outcome dimaksud.
3.
Khusus untuk rumusan outcome Eselon I, ada
keterkaitan yang sangat erat dengan rumusan
outcome K/L.
4.
Sejalan dengan tugas dan fungsi organisasi.
1.
Indikator dimaksud sangat relevan
menjelaskan ketercapaian outcome.
2.
Terdapat formula atau rumusan yang relevan
untuk menghitung ketercapaian indikator
dimaksud.
3.
Data yang digunakan dalam penghitungan
tersebut dapat tersedia secara periodik.
4.
Sumber data kredibel (lembaga yang
menerbitkan dan/atau prosesnya kredibel).
5.
Rumusan indikator tidak diawali kata seperti:
“Meningkatnya......, Terwujudnya..........”, dan
sejenisnya.
Kejelasan
Rumusan output harus jelas dan mudah
dipahami.
Keterukuran
Output harus terukur dan keterukurannya
ditandai dengan indikator.
Relevansi
Output harus relevan dengan pencapaian
outcome
Review Output
1.
Pernyataannya mencerminkan “produk
(akhr)” organisasi.
2.
Berbentuk barang atau jasa.
3.
Ketercapaiannya dalam kontrol
organisasi (controllable).
4.
Mudah dipahami (minim singkatan,
istilah yang tidak familiar, tidak
multitafsir).
5.
Secara redaksional merupakan kata
benda.
1.
Jelas customer-nya (kepada siapa produk tersebut
ditujukan). Setiap produk pasti ada yang
memproduksi dan ada yang akan menerima/
menggunakannya.
2.
Output tersebut mencerminkan “kebutuhan/
kepentingan customer”.
3.
Berdasarkan hasil evaluasi dan/atau best-practices
dan/atau teori menunjukkan bahwa output tersebut
mempunyai kaitan yang sangat erat pada
pencapaian outcome.
4.
Khusus untuk rumusan output Eselon I dan Eselon
II/Kegiatan, ada keterkaitan yang sangat erat output-
output antar tingkatan (lihat cascading output).
1.
Indikator dimaksud sangat relevan
menjelaskan ketercapaian output.
2.
Terdapat formula atau rumusan yang
relevan untuk menghitung ketercapaian
indikator dimaksud.
3.
Data yang digunakan dalam penghitungan
tersebut dapat tersedia secara periodik.
4.
Sumber data kredibel (lembaga yang
menerbitkan dan/atau prosesnya kredibel).
5.
Rumusan indikator tidak diawali kata
seperti: “Meningkatnya......,
Terwujudnya..........”, dan sejenisnya.